Monday, October 3, 2022

Tafsir Quran, Makna Haji

 

Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah

melaksanakan ibadah haji ke Baitullah.

[Q.S 3:97]

 

Perjalanan menuju Haji adalah suatu perumpamaan perjalanan

menuju akhirat. Perjalanan akhirat adalah suatu perjalanan menuju

hari kebangkitan.

 

Orang-orang yang sedang berangkat menuju Baitullah, tentu

menyadari bahwa ia sedang berjalan menuju akhiratnya.

Perumpamaannya seperti orang yang sedang mendekati

sakaratul maut, ia akan memanggil orang-orang yang dicintainya

dan mengucapkan salam perpisahan padanya.

 

Sebelum berangkat Haji, ia melakukan hal yang sama, berpamitan

dengan keluarga, meninggalkan pekerjaan dan harta benda, serta

pangkat dan jabatan. Ia hanya berbekal kain putih yang melilit

tubuhnya.

 

Inti dari Haji adalah mengajarkan kita tentang bagaimana cara

berlari menuju Tuhan [Q.S 51:50]. Selama ini, saat kita punya

persoalan, kita berlari menuju manusia. Haji mengajarkan kita,

hendaknya satu-satunya tempat kita berlari hanya menuju Ilahi.

Disadari atau tidak, hanya bersama Tuhan tempat yang  kekal

dan abadi.

 

Dikisahkan, seorang Sufi selalu gemetaran dengan wajah pucat

saat mengucapkan Labbaik, Labbaikallahumma Labbaik. Muridnya

bertanya, ada apa gerangan?

 

Sang Sufi menjawab, “Labbaik seseorang ditolak Tuhan jika hartanya

bercampur dengan sesuatu yang tidak benar!”

 

MUH NUR JABIR

Comments
0 Comments

0 comments: